Ini bukan sekadar kata-kata.
Ini adalah semua yang selama ini
tersimpan terlalu dalam untuk diucapkan.
Baca perlahan — ini untukmu seorang.
Hei. Ada sesuatu yang sudah lama ingin disampaikan — tapi selalu ada alasan untuk menundanya. Terlalu cepat. Belum tepat waktunya. Belum siap. Dan akhirnya aku menyadari: tidak akan pernah ada waktu yang benar-benar "tepat" kalau tidak pernah berani mulai.
Jadi inilah aku — dengan semua keberanianku yang ada — mencoba mengatakan sesuatu yang sudah terlalu lama tersimpan. Bukan karena dipaksa. Bukan karena situasi. Tapi karena kamu layak untuk mendengarnya.
Ada yang berbeda setiap kali kamu ada di sekitarku. Udara terasa sedikit lebih ringan. Percakapan terasa lebih bermakna. Waktu terasa... berharga. Bukan karena aku tahu kenapa — tapi justru karena tidak tahu, dan itu tidak pernah menggangguku sama sekali.
Kamu tidak pernah tahu betapa banyak hal kecilmu yang sudah kuingat. Cara kamu merespons cerita orang lain. Cara kamu diam ketika sedang berpikir. Cara kamu tertawa ketika benar-benar merasa lucu — bukan hanya basa-basi. Semua itu ada di kepalaku. Tersimpan tanpa sengaja. Bertahan tanpa diinginkan untuk hilang.
Dan aku tidak tahu apakah kamu merasakan hal yang sama. Aku tidak tahu apakah kata-kata ini akan mengubah sesuatu. Tapi yang aku tahu adalah ini: menyimpan semua ini sendiri terlalu lama terasa tidak adil — tidak adil untukmu yang tidak tahu, tidak adil untuk diriku sendiri yang tahu terlalu banyak.
Jadi inilah semua itu — dalam bentuk yang bisa kubuat seindah mungkin, sepenuh mungkin, sejujur mungkin. Bukan karena ada jaminan apa yang akan terjadi sesudahnya. Tapi karena kamu layak mendapatkan kejujuran ini. Kamu layak tahu bahwa ada seseorang yang melihatmu — benar-benar melihatmu — dan memilih untuk tetap di sini.
Terima kasih sudah membaca sampai di sini. Terima kasih sudah ada. Terima kasih sudah menjadi kamu — persis seperti yang kamu adanya.
Sudah berkali-kali dicoba — berpura-pura biasa saja.
Berpura-pura tidak memperhatikan.
Berpura-pura tidak tersenyum sendiri di layar kosong.
Berpura-pura tidak ingat semua detail kecil itu.
Tidak berhasil. Sama sekali tidak berhasil.
Dan setelah cukup lama mencoba,
akhirnya aku menyerah — bukan karena lelah,
tapi karena sadar bahwa
mungkin memang tidak perlu berpura-pura.
Mungkin beberapa hal memang seharusnya dirasakan —
sepenuhnya, dengan berani, tanpa malu-malu.
Kamu bukan orang biasa bagiku.
Tidak pernah — bahkan dari awal.
Ada sesuatu tentang caramu ada di dunia ini
yang membuatku ingin menjadi versi terbaik dari diriku.
Yang membuatku melihat hal-hal sederhana dengan cara yang berbeda.
Yang membuat waktu terasa seperti hadiah, bukan beban.
Dan halaman ini dibuat karena satu hal sederhana:
kamu layak untuk mengetahuinya. 🌹
Semuanya. Dari awal sampai akhir. Dari baris pertama sampai kalimat ini.
Masukkan nomor WhatsApp-nya.
Biarkan kata-kata ini sampai ke orang yang tepat.